Selasa, 12 November 2013

Sehat Dengan Mengonsumsi Tahu

Tahu dan tempe barangkali bukan menu yang asing bagi kita. Bahkan pilihan untuk membuat berbagai jenis masakan dengan bahan dasar tahu menjadikan keluarga tidak merasa bosan. Apalagi jika resep dan cita rasanya dikombinasikan dengan bahan makanan lainnya. Seperti; telur, sayur mayur, ikan, atau daging. Hal ini mungkin yang kerap menjadikan tahu laiknya primadona dan menjadi favorit keluarga. Tentunya selain pertimbangan halal dan irit. Meski tak jarang jika menu tahu setiap hari terhidang di meja, ada saja yang akan melontarkan cercaan atau complain.

Tapi sepertinya kita perlu mengingat bahwa selain tahu merupakan bahan pangan yang berasal dari sari kedelai dan sudah dipastikan mempunyai kadar gizi yang baik untuk kesehatan, ternyata tahu juga mempunyai banyak keutamaan lho. Hm, mau tahu apa saja yang bisa didapatkan dari khasiat mengkonsumsi menu makanan yang berwarna putih ini? Yuk, kita simak satu per satu uraiannya.

Pertama, meningkatkan produksi energy. Hal ini dikarenakan tahu mengandung zat besi yang berfungsi membantu proses perputaran dan pelepasan oksigen ke seluruh tubuh. Sehingga ia bisa menghasilkan energy baru. Di samping itu, tahu juga kaya akan kandungan zat tembaga dan mineral.

Kedua, membantu menurunkan berat badan. Hm, ini cocok lho buat ibu-ibu yang ingin diet karena berat badan berlebih. Pasalnya tahu mengandung protein yang tinggi, sehingga membuat perut tidak gampang merasa lapar kembali. Di samping itu, kadar kalorinya yang rendah tentu membuat penikmat makanan yang satu ini tidak perlu takut gendut jika mengkonsumsinya dalam jumlah yang lumayan banyak.

Ketiga, mencegah osteoporosis. Dan seperti yang dilansir inicaraku.com bahwa tahu juga kaya dengan kalsium, tentunya hal ini disesuaikan dengan koagulan (baca: kalsium sulfat) yang digunakan dalam pembuatannya oleh produsen tahu. Di samping itu, hasil penelitian juga memberikan kabar gembira tentang manfaat tahu yang bisa membantu melindungi kita dari penyakit, seperti; kelemahan tulang, rheumatoid arthritis dan osteoporosis. Bahkan isoflavon dalam makanan yang mengandung kedelai ini ternyata dapat memperkuat densitas (kepadatan tulang). Sehingga tahu sangat berguna dalam menangkal penyakit tulang pada wanita post menopause.

Keempat, mengurangi resiko penyakit jantung. Dan ternyata kandungan protein pada makanan berbahan dasar kedelai (seperti tahu) sangat baik untuk menangkal kolesterol jahat dalam tubuh, tentunya tanpa menghilangkan kolesterol baik didadi dalamnya. Dengan demikian, tahu bisa membantu kita untuk mencegah terjadinya penyakit jantung.

Kelima, membantu pasien diabetes yang mengalami gagal ginjal. Seperti kutipan inicaraku.com, ternyata kandungan protein dalam kedelai bisa membantu menurunkan 10 % protein yang terdapat dalam air seni. Sehingga pasien diabetes yang mengalami komplikasi, seperti gagal ginjal, akan sangat terbantu pemulihannya dengan mengkonsumsi makanan berbahan dasar kedelai, seperti; tahu.

Nah, sekarang kita tahu kan bahwa penting untuk mengetahui manfaat tahu dalam membantu menjaga kesehatan keluarga. Sehingga jika ada cercaan tentang makanan tahu, kita bisa menangkisnya dengan memberikan penjelasan yang masuk akal tentang khasiat nyata dalam mengkonsumsi tahu. Dengan kata lain, tidak ada yang salah jika ibu-ibu merasa bahwa tahu sangat cocok untuk dikonsumsi setiap hari oleh keluarga anda. Apalagi tahu ternyata juga sangat menyehatkan.

Dan untuk mencegah kebosanan karena menu yang sama setiap hari, ibu bisa mencoba berbagai resep masakan berbahan dasar tahu dari tabloid, majalah, atau internet. Selamat menikmati masakan tahu dan semoga keluarga anda selalu sehat karenanya.

Oleh: Mayshiza Widya


Related Posts :